TUGAS BIDANG STUDI
BAHASA INDONESIA
Materi Tugas : Menemukan adat, kebiasaan dan etika
moral pada novel
Anggota : Fauziah Dewi Azqiawati
: Harny Citra Purnama
: Qeis A. M
: R. Dinda Nurhartanti
: Yangga Darmawan
Anggota : Fauziah Dewi Azqiawati
: Harny Citra Purnama
: Qeis A. M
: R. Dinda Nurhartanti
: Yangga Darmawan
Identitas
buku :
Judul
: Kalau tak
Untung
Pengarang : Selasih
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun Terbit : 1933
Tebal buku : 216 halaman ( 20 bab)
Pengarang : Selasih
Penerbit : Balai Pustaka
Tahun Terbit : 1933
Tebal buku : 216 halaman ( 20 bab)
Adat & kebiasaan
1. Perjodohan
Masrul dijodohkan dengan anak Gurunya, yaitu Muslina.
Masrul dijodohkan dengan anak Gurunya, yaitu Muslina.
2. Harta,
tahta, dan wanita merupakan pertimbangan dalam pernikahan
Karena segan, Masrul tidak dapat menolaknya dan juga karena nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul tidak sadar dan menikahi Muslina
Karena segan, Masrul tidak dapat menolaknya dan juga karena nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul tidak sadar dan menikahi Muslina
3. Kebiasaan
minum dan berjudi
Masrul sering mabuk-mabukan dan tidak pulang ke rumah. Akhirnya Masrul dan muslina bercerai.
Masrul sering mabuk-mabukan dan tidak pulang ke rumah. Akhirnya Masrul dan muslina bercerai.
4. Merantau
untuk mencari kerja
Masrul ke Painan dan Medan untuk mencari pekerjaan
Masrul ke Painan dan Medan untuk mencari pekerjaan
Etika moral
Nilai moral
: Kita harus berbakti kepada orang tua
Masrul mengabaikan perjodohan orang tuanya dengan Aminah dan dia memilih menikahi Muslina yang dijodohkan oleh gurunya.
Nilai pendidikan/edukasi : Pentingnya pendidikan dalam hidup berumah tangga walau bukan itu yang utama.
-Karena kepintaran Guru Kepala dan istrinya itu mendesak Masrul, akhirnya Masrul menerima tawaran itu
Nilai kemanusiaan : Kita harus bisa mengendalikan diri kita dari hawa nafsu
-Hingga pada akhirnya nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul lupa sadarnya dan menikahi Muslina
Nilai moral : Kita harus berbakti pada suami jika kita sudah menikah
Kehidupan rumah tangga Masrul dan Muslina sering terjadi percekcokan. Hal itu disebabkan tidak dihargainya Masrul sebagai suami
Nilai moral : Kita harus sabar dalam menjalani hidup
Rasmani pun menerima sikap Masrul yang akan menikahi Muslina walaupun dengan menahan perasaan yang sakit.
Masrul mengabaikan perjodohan orang tuanya dengan Aminah dan dia memilih menikahi Muslina yang dijodohkan oleh gurunya.
Nilai pendidikan/edukasi : Pentingnya pendidikan dalam hidup berumah tangga walau bukan itu yang utama.
-Karena kepintaran Guru Kepala dan istrinya itu mendesak Masrul, akhirnya Masrul menerima tawaran itu
Nilai kemanusiaan : Kita harus bisa mengendalikan diri kita dari hawa nafsu
-Hingga pada akhirnya nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul lupa sadarnya dan menikahi Muslina
Nilai moral : Kita harus berbakti pada suami jika kita sudah menikah
Kehidupan rumah tangga Masrul dan Muslina sering terjadi percekcokan. Hal itu disebabkan tidak dihargainya Masrul sebagai suami
Nilai moral : Kita harus sabar dalam menjalani hidup
Rasmani pun menerima sikap Masrul yang akan menikahi Muslina walaupun dengan menahan perasaan yang sakit.
Sinopsis
Rasmani dan Masrul adalah dua orang sahabat karib. Persahabatan yang dimulai
sejak mereka masih duduk di sekolah dasar itu menimbulkan perasaan lain pada
diri Rasmani. Diam-diam ia mencintai pemuda yang begitu menyayangi dan
memanjakannya, yang menganggapnya sebagai sorang adek.Ketika Masrul pindah ke Painan untuk bekerja, Rasmani dengan berat hati melepaskannya. Walaupun demikian, mereka berdua rutin berkirim surat. Tapi surat pertama yang diterima Rasmani dari Masrul membuatnya tak percaya. Surat tersebut berisi bahwa Masrul harus menikah dengan Aminah,anak mamaknya. Masrul tidak dapat menolak perjodohan, karena itu adalah kemauan dari ibunya. Rasmani pun menerima sikap Masrul walaupun dengan menahan perasaan yang sakit.
Di perantauan, Masrul mendapat tawaran dari Guru Kepalanya untuk menikahi anaknya, Muslina. Karena segan, Masrul tidak dapat menolaknya.dan juga karena nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul lupa sadarnya dan menikahi Muslina Keputusan Masrul membuat kaum kerabatnya kecewa dan marah besar, begitu juga dengan Rasmani. Kehidupan rumah tangga Masrul dan Muslina sering terjadi percekcokan. Hal itu disebabkan tidak dihargainya Masrul sebagai suami. Akibatnya, Masrul sering mabuk-mabukan dan tidak pulang ke rumah. Akhirnya Masrul dan muslina bercerai.
Sementara itu, Rasmani yang sudah berkeinginan tidak menikah,bertambah hancur hatinya. Ia tidak bisa melawan rasa cintanya pada Masrul dan juga berat mengizinkan Masrul menikah dengan Muslina. Hal ini ditambah dengan pernyataan surat Masrul yang mengatakan bahwa hidupnya tidak beruntung dan sebenarnya ia mencintai Rasmani. Api yang telah hampir padam, mulai kembali memperlihatkan cahanya, menyala makin besar, makin besar.
Kenyataan yang tidak diduga Rasmani dan keluarganya adalah ketika Masrul datang ke rumah Rasmani,di Bukittinggi. Beberapa waktu kemudian Masrul ingin melamar Rasmani, namun sebelumnya ia ingin mencari pekerjaan di Medan. Sampai beberapa bulan Masrul belum mendapat pekerjaan dan ia tak pernah mengirim kabar kepada Rasmani. Sekalinya ia mengirim surat, ia menyuruh Rasmani untuk tidak usah menunggunya. Keputusan Masrul itu membuat Rasmani jatuh sakit.
Kedatangan Dalipah,kakaknya membuat Rasmani hampir sembuh. Akan tetapi, datang surat dari Masrul yang mengabarkan ia sudah mendapat pekerjaan dan akan segera menikahi Rasmani. Kabar baik itu semakin mengejutkan Rasmani dan lebih merusak jantungnya. Rasmani akhirnya meninggal tanpa disaksikan Masrul yang datang terlambat.
Menemukan Adat, Kebiasaan Dan Etika Moral Pada Novel "Kalau Tak Untung"
2
Peta Konsep
A. Sifat-Sifat Asam, Basa, dan Garam
Istilah asam (acid) berasal dari bahasa
Latin acetum yang berarti cuka. Seperti diketahui, zat utama dalam cuka
adalah asam asetat. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti
abu.
Seperti halnya dengan sabun, basa
bersifat kaustik (licin), selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi
dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami
pergantian). Rasa pahit merupakan salah satu sifat zat yang bersifat
basa.
Kita dapat mengenali asam dan basa dari
rasanya. Namun, kita dilarang mengenali asam dan basa dengan cara
mencicipi karena cara tersebut bukan merupakan cara yang aman. Untuk
mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman dapat dengan
menggunakan indikator. Indikator yaitu suatu bahan yang dapat bereaksi
dengan asam, basa, atau garam sehingga akan menimbulkan perubahan warna.
1. Asam
Asam merupakan salah satu penyusun dari
berbagai bahan makanan dan minuman, misalnya cuka, keju, dan
buah-buahan. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam air akan
melepaskan ion H+. Jadi, pembawa sifat asam adalah ion H+ (ion
hidrogen), sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom hidrogen.
Ion adalah atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik. Kation
adalah ion yang bermuatan listrik positif. Adapun anion adalah ion yang
bermuatan listrik negatif.
Sifat khas lain dari asam adalah dapat
bereaksi dengan berbagai bahan seperti logam, marmer, dan keramik.
Reaksi antara asam dengan logam bersifat korosif. Contohnya, logam besi
dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk Besi
(II) klorida (FeCl2).
Tabel beberapa contoh asam
Berdasarkan asalnya, asam dikelompokkan dalam 2 golongan, yaitu asam organik dan asam anorganik. Asam organik umumnya bersifat asam lemah, korosif, dan banyak terdapat di alam. Asam anorganik
umumnya bersifat asam kuat dan korosif. Karena sifat-sifatnya itulah,
maka asam-asam anorganik banyak digunakan di berbagai kebutuhan manusia.
2.Basa
Dalam keadaan murni, basa umumnya berupa
kristal padat dan bersifat kaustik. Beberapa produk rumah tangga seperti
deodoran, obat maag (antacid) dan sabun serta deterjen mengandung basa.
Basa adalah suatu senyawa yang jika
dilarutkan dalam air (larutan) dapat melepaskan ion hidroksida (OH-).
Oleh karena itu, semua rumus kimia basa umumnya mengandung gugus OH.
Jika diketahui rumus kimia suatu basa,
maka untuk memberi nama basa, cukup dengan menyebut nama logam dan
diikuti kata hidroksida.
Tabel beberapa contoh Basa
Perbedaan Sifat Asam dan Basa
3. Garam
Orang mengalami sakit perut disebabkan
asam lambung yang meningkat. Untuk menetralkan asam lambung (HCl)
digunakan antacid. Antacid mengandung basa yang dapat menetralkan
kelebihan asam lambung (HCl).
Umumnya zat-zat dengan sifat yang
berlawanan, seperti asam dan basa cenderung bereaksi membentuk zat baru.
Bila larutan asam direaksikan dengan larutan basa, maka ion H+ dari
asam akan bereaksi dengan ion OH- dari basa membentuk molekul air.
H+ (aq) + OH- (aq) —> H2O (ℓ)
Asam Basa Air
Karena air bersifat netral, maka reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan.
Ion-ion ini akan bergabung membentuk
senyawa ion yang disebut garam. Bila garam yang terbentuk ini mudah
larut dalam air, maka ion-ionnya akan tetap ada di dalam larutan. Tetapi
jika garam itu sukar larut dalam air, maka ion-ionnya akan bergabung
membentuk suatu endapan. Jadi, reaksi asam dengan basa disebut juga
reaksi penggaraman karena membentuk senyawa garam.
Mari kita simak contoh reaksi pembentukan garam berikut!
Mari kita simak contoh reaksi pembentukan garam berikut!
Asam + Basa —> Garam + Air
Asam klorida + Natrium hidroksida —> Natrium klorida + air
HCl (aq) + Na OH (aq) —> Na Cl (aq) + H2O (ℓ)
Asam Basa Garam Air
Walaupun reaksi asam dengan basa disebut
reaksi penetralan, tetapi hasil reaksi (garam) tidak selalu bersifat
netral. Sifat asam basa dari larutan garam bergantung pada kekuatan asam
dan basa penyusunnya.
Garam yang berasal dari asam kuat dan
basa kuat bersifat netral, disebut garam normal, contohnya NaCl dan
KNO3. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam dan
disebut garam asam, contohnya adalah NH4 Cl. Garam yang berasal dari
asam lemah dan basa kuat bersifat basa dan disebut garam basa, contohnya
adalah CH3COONa.
Contoh asam kuat adalah HCl, HNO3, H2SO4. Adapun KOH, NaOH,
Ca(OH)2 termasuk basa kuat.
Contoh asam kuat adalah HCl, HNO3, H2SO4. Adapun KOH, NaOH,
Ca(OH)2 termasuk basa kuat.
Tabel beberapa contoh garam
4. Larutan Asam, Basa, dan Garam Bersifat Elektrolit
Ketika seseorang mencari ikan dengan
menggunakan ”setrum” atau aliran listrik yang berasal dari aki, apa
yang terjadi setelah beberapa saat ujung alat yang telah dialiri arus
listrik itu dicelupkan ke dalam air sungai? Ternyata ikan yang berada di
sekitar ujung alat itu terkena aliran listrik dan pingsan atau mati.
Apakah air dapat menghantarkan listrik?
Sebenarnya air murni adalah penghantar
listrik yang buruk. Akan tetapi bila dilarutkan asam, basa, atau garam
ke dalam air maka larutan ini dapat menghantarkan arus listrik. Zat-zat
yang larut dalam air dan dapat membentuk suatu larutan yang
menghantarkan arus listrik dinamakan larutan elektrolit. Contohnya
adalah larutan garam dapur dan larutan asam klorida. Zat yang tidak
menghantarkan arus listrik dinamakan larutan nonelektrolit. Contohnya
adalah larutan gula dan larutan urea.
Untuk mengetahui suatu larutan dapat
menghantarkan arus listrik atau tidak, dapat diuji dengan alat penguji
elektrolit. Alat penguji elektrolit sederhana terdiri dari dua elektroda
yang dihubungkan dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi
dengan lampu, serta bejana yang berisi larutan yang akan diuji. Mari
kita lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui apakah asam, basa, dan
garam dapat menghantarkan arus listrik.
B. Identifikasi Asam, Basa, dan Garam
Banyak sekali larutan di sekitar kita,
baik yang bersifat asam, basa, maupun netral. Cara menentukan sifat asam
dan basa larutan secara tepat yaitu menggunakan indikator. Indikator
yang dapat digunakan adalah indikator asam basa. Indikator adalah
zat-zat yang menunjukkan indikasi berbeda dalam larutan asam, basa, dan
garam. Cara menentukan senyawa bersifat asam, basa, atau netral dapat
menggunakan kertas lakmus dan larutan indikator atau indikator alami.
Berikut adalah beberapa cara menguji sifat larutan.
1. Identifikasi dengan Kertas Lakmus
Warna kertas lakmus dalam larutan asam,
larutan basa dan larutan bersifat netral berbeda. Ada dua macam kertas
lakmus, yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Sifat dari masing-masing
kertas lakmus tersebut adalah sebagai berikut.
a. Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.
b. Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.
c. Lakmus merah maupun biru dalam larutan netral tidak berubah warna.
b. Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.
c. Lakmus merah maupun biru dalam larutan netral tidak berubah warna.
2. Identifikasi Larutan Asam dan Basa Menggunakan Indikator Alami
Cara lain untuk mengidentifikasi sifat
asam atau basa suatu zat dapat menggunakan indikator alami. Berbagai
bunga yang berwarna atau tumbuhan, seperti daun, mahkota bunga, kunyit,
kulit manggis, dan kubis ungu dapat digunakan sebagai indikator asam
basa. Ekstrak atau sari dari bahan-bahan ini dapat menunjukkan warna
yang berbeda dalam larutan asam basa.
Sebagai contoh, ambillah kulit manggis,
tumbuklah sampai halus dan campur dengan sedikit air. Warna kulit
manggis adalah ungu (dalam keadaan netral). Jika ekstrak kulit manggis
dibagi dua dan masing-masing diteteskan larutan asam dan basa, maka
dalam larutan asam terjadi perubahan warna dari ungu menjadi
cokelat kemerahan. Larutan basa yang diteteskan akan mengubah warna dari
ungu menjadi biru kehitaman.
C. Penentuan Skala Keasaman dan Kebasaan
1. Kekuatan Asam dan Basa
Kekuatan suatu asam atau basa tergantung
bagaimana senyawa tersebut dapat diuraikan menjadi ion-ion dalam air.
Peristiwa terurainya suatu zat menjadi ion-ionnya dalam air disebut
ionisasi. Asam atau basa yang terionisasi secara sempurna dalam
larutan merupakan asam kuat atau basa kuat. Sebaliknya asam atau
basa yang hanya terionisasi sebagian merupakan asam lemah atau
basa lemah.
Jika ingin mengetahui kekuatan asam dan
basa maka dapat dilakukan percobaan sederhana. Perhatikan nyala lampu
saat mengadakan percobaan uji larutan elektrolit. Bila nyala lampu
redup berarti larutan tergolong asam atau basa lemah, sebaliknya
apabila nyala lampu terang berarti larutan tersebut tergolong asam
atau basa kuat.
Asam kuat atau asam lemah pada
konsentrasi yang sama menghantarkan listrik yang berbeda. Nyala lampu
pada Gambar (a) tampak redup. Ini berarti larutan yang diuji berupa asam
lemah atau basa lemah. Adapun pada Gambar (b) lampu menyala terang,
menandakan bahwa larutan yang diuji berupa asam kuat atau basa kuat.
2. Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH)
Pada dasarnya derajat/tingkat keasaman
suatu larutan (pH = potenz Hydrogen)) bergantung pada konsentrasi ion H+
dalam larutan. Semakin besar konsentrasi ion H+ semakin asam larutan
tersebut.
Umumnya konsentrasi ion H+ pada larutan
sangat kecil, maka untuk menyederhanakan penulisan digunakan konsep pH
untuk menyatakan konsentrasi ion H+. Nilai pH sama dengan
negatif logaritma konsentrasi ion H+ dan secara matematika
dinyatakan dengan persamaan
pH = – log (H+)
Analog dengan pH, konsentrasi ion OH–
juga dapat dinyatakan dengan cara yang sama, yaitu pOH (Potenz
Hydroxide) dinyatakan dengan persamaan berikut.
pOH = – log (OH-)
Derajat keasaman suatu zat (pH) ditunjukkan dengan skala 0—14.
a. Larutan dengan pH < 7 bersifat asam.
b. Larutan dengan pH = 7 bersifat netral.
c. Larutan dengan pH > 7 bersifat basa.
Jumlah harga pH dan pOH = 14. Misalnya,
suatu larutan memiliki pOH = 5, maka harga pH = 14 – 5 = 9. Harga pH
untuk beberapa jenis zat yang dapat kita temukan di lingkungan
sehari-hari dinyatakan dalam Tabel.
Tabel Harga pH untuk Beberapa Jenis Zat
3. Menentukan pH Suatu Larutan
Derajat keasaman (pH) suatu larutan dapat
ditentukan menggunakan indikator universal, indikator stick, larutan
indiaktor, dan pH meter.
a. Indikator Universal.
Indikator universal merupakan campuran
dari bermacam-macam indikator yang dapat menunjukkan pH suatu
larutan dari perubahan warnanya. Indikator universal ada dua macam yaitu
indikator yang berupa kertas dan larutan.
b. Indikator Kertas (Indikator Stick)
Indikator kertas berupa kertas serap dan
tiap kotak kemasan indikator jenis ini dilengkapi dengan peta warna.
Penggunaannya sangat sederhana, sehelai indikator dicelupkan ke
dalam larutan yang akan diukur pH-nya. Kemudian dibandingkan dengan peta
warna yang tersedia.
c. Larutan Indikator
Salah satu contoh indikator universal
jenis larutan adalah larutan metil jingga (Metil Orange = MO). Pada pH
kurang dari 6 larutan ini berwarna jingga, sedangkan pada pH lebih dari 7
warnanya menjadi kuning.
Contoh indikator cair lainnya adalah
indikator fenolftalin (Phenolphtalein = pp). pH di bawah 8, fenolftalin
tidak berwarna, dan akan berwarna merah anggur apabila pH larutan di
atas 10.
d. pH Meter
Pengujian sifat larutan asam basa dapat
juga menggunakan pH meter. Penggunaan alat ini dengan cara dicelupkan
pada larutan yang akan diuji, pada pH meter akan muncul angka skala
yang menunjukkan pH larutan.
Asam Basa dan Garam
0Pengertian Sistem Pencernaan Pada Manusia
Sistem pencernaan merupakan sistem yang memproses mengubah makanan dan menyerap sari makanan yang berupa nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sistem pencernaan juga akan memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan bantuan enzim sehingga mudah dicerna oleh tubuh.Sistem pencernaan pada manusia hampir sama dengan sistem pencernaan hewan lain yaitu terdapat mulut, lambung, usus, dan mengeluarkan kotorannya melewati anus. Proses pencernaan pada manusia terbagi atas 5 macam yaitu:
1.1. Injesti
Adalah proses menaruh atau memasukkan makanan di mulut. Biasanya menggunakan tangan atau menggunakan alat bantu seperti sendok, garpu, sumpit, dan lain sebagainya.1.2. Pencernaan Mekanik
Proses pencernaan mekanik yaitu proses mengubah makanan menjadi kecil dan lembut. Pencernaan mekanik dilakukan oleh gigi dan alat bantu lain seperti batu kerikil pada burung merpati. Proses ini bertujuan untuk membantu untuk mempermudah proses pencernaan kimiawi. Proses ini dilakukan secara sadar atau sesuai dengan keinginan kita.1.3. Pencernaan Kimiawi
Proses pencernaan kimiawi yaitu proses mengubah molekul-molekul zat makanan yang kompleks menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna. Pencernaan kimiawi dilakukan oleh enzim, asam, ‘bile’, dan air. Proses ini dilakukan secara tidak sadar karena yang mengaturnya adalah enzim.1.4. Penyerapan
Penyerapan adalah gerakan nutrisi dari sistem pencernaan ke sistem sirkulator dan ‘lymphatic capallaries’ melalui osmosis, transport aktif, dan difusi.1.5. Penyingkiran
Yaitu penyingkiran/pembuangan material yang tidak dicerna dari ‘tract’ pencernaan melalui defekasi.2. Organ Dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia
Organ yang termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok. Yaitu:2.1. Saluran Pencernaan
Saluran pencernaan adalah saluran yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi bagian yang lebih kecil dan menyerap bagian tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar makanan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.2.2. Organ pencernaan tambahan (aksesoris)
Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya. Gigi dan lidah terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan akan dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan akan memproduksi sekret yang berkontribusi dalam pemecahan bahan makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas.3. Bagian-Bagian Sistem Pencernaan Pada Manusia
4. Proses Pencernaan Makanan Dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia
Pertama-tama, pencernaan dilakukan oleh mulut. Disini dilakukan pencernaan mekanik yaitu proses mengunyah makanan menggunakan gigi dan pencernaan kimiawi menggunakan enzim ptialin (amilase). Enzim ptialin berfungsi mengubah makanan dalam mulut yang mengandung zat karbohidrat (amilum) menjadi gula sederhana (maltosa). Maltosa mudah dicerna oleh organ pencernaan selanjutnya. Enzim ptialin bekerja dengan baik pada pH antara 6,8 – 7 dan suhu 37oC.Makanan selanjutnya dibawa menuju lambung dan melewati kerongkongan. Makanan bisa turun ke lambung karena adanya kontraksi otot-otot di kerongkongan. Di lambung, makanan akan melalui proses pencernaan kimiawi menggunakan zat/enzim sebagai berikut:
- Renin, berfungsi mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
- Pepsin, berfungsi untuk memecah protein menjadi pepton.
- HCl (asam klorida), berfungsi untuk mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus.
- Lipase, berfungsi untuk memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit.
- Amilase. Yaitu enzim yang mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula lebih sederhana (maltosa).
- Lipase. Yaitu enzim yang mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
- Tripsinogen. Jika belum aktif, maka akan diaktifkan menjadi tripsin, yaitu enzim yang mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida dan asam amino yang siap diserap oleh usus halus.
Selanjutnya makanan dibawa menuju usus halus. Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan melibatkan berbagai enzim pencernaan. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa. Lemak dicerna menjadi asam lemak dan gliserol, serta protein dicerna menjadi asam amino. Jadi, pada usus dua belas jari, seluruh proses pencernaan karbohidrat, lemak, dan protein diselesaikan. Selanjutnya, proses penyerapan (absorbsi) akan berlangsung di usus kosong dan sebagian besar di usus penyerap. Karbohidrat diserap dalam bentuk glukosa, lemak diserap dalam bentuk asam lemak dan gliserol, dan protein diserap dalam bentuk asam amino. Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan dan dapat langsung diserap oleh usus halus.
Makanan yang tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa, bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi feses. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi feses. Selain membusukkan sisa makanan, bakteri E. coli juga menghasilkan vitamin K. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah. Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air. Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar. Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar.
Selanjutnya sisa-sisa makanan akan dibuang melalui anus berupa feses. Proses ini dinamakan defekasi dan dilakukan dengan sadar.
5. Gangguan Pada Sistem Pencernaan Manusia
Gangguan pada sistem pencernaan cukup beragam. Faktor penyebabnya-pun bermacam-macam, di antaranya makanan yang kurang baik dari segi kebersihan dan kesehatan, keseimbangan nutrisi, pola makan yang kurang tepat, adanya infeksi, dan kelainan pada organ pencernaan.Ada beberapa gangguan atau kelainan yang dapat terjadi pada sistem pencernaan pada manusia. Diantaranya:
5.1. Gastritis
Merupakan suatu peradangan akut atau kronis pada lapisan mukosa (lender) dinding lambung. Penyebabnya ialah penderita memakan yang mengandung kuman penyakit. Kemungkinan juga karena kadar asam klorida (HCL) pada lambung terlalu tinggi.5.2. Hepatitis
Hepatitis merupakan penyakit yang terjadi akibat infeksi virus pada hati. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui air atau makanan.5.3. Diare
Diare terjadi karena adanya iritasi pada selaput dinding usus besar atau kolon. Fases penderita diare berbentuk encer. Penyebabnya adalah penderita memakan makanan yang mengandung bakteri atau kuman. Akibatnya gerakan peristaltic dalam usus tidak terkontrol. Sehingga, laju makanan meningkat dan usus tidak dapat menyerap air. Namun, apabila fases yang dikeluarkan bercampur dengan darah dan nanah, kemudian perut terasa mulas, gejala tersebut menunjuk pada penyakit desentri. Penyebabnya yakni infeksi bakteri Shigella pada dinding usus besar.5.4. Konstipasi
Konstipasi atau yang sering kita sebut dengan sebutan “sembelit” adalah keadaan yang dialami seseoang dengan gejala fases mengeras sehingga susah dikeluarkan. Sembelit disebabkan oleh adanya penyerapan air pada sisia makanan. Akibatnya, fases kekurangan air dan menjadi keras. Ini terjadi dari kebiasaan buruk yang menunda-nunda buang besar. Selain itu, juga karenakurangnya penderita dalam mengkonsumsi makanan berserat. Oleh karena itu, banyak memakan buah-buahan dan sayur-sayuran berserat serta minum banyak air dapat mencegah gangguan ini.5.5. Apendisitis
Apendisitis merupakan gangguan yang terjadi karena peradangan apendiks. Penyebabnya ialah adanya infeksi bakteri pada umbai cacing (usus buntu). Akibatnya, timbul rasa nyeri dan sakit.5.6. Hemeroid/Wasir/Ambeyen
Hemoroid/Wasir/Ambeyen merupakan gangguan pembengkakan pada pembuluh vena disekitar anus. Orang yang sering duduk dalam beraktivitas dan ibu hamil seringkali mengalami gangguan ini.5.7. Maag
Orang yang mengalami maag memiliki ciri-ciri rasa perih pada dinding lambung, mual, muntah, dan perut kembung. Gangguan ini disebabkan meningkatnya kadar asam lambung yang dipicu karena pikiran tegang, pola makan yang tak teratur, dan lain sebagainya.5.8. Keracunan
Keracunan makanan dapat terjadi karena pengaruh beberapa bakteri semisal bakteri Salmonela yang menyebabkan penyakit demam tipus dan paratipus.5.9. Tukak Lambung
Tukak lambung adalah salah satu kelainan sistem pencernaan yakni kerusakan pada selaput lendir. Tukak lambung dapat disebabkan oleh factor-faktor kuman, toksin, ataupun psikosomatis. Kecemasan, ketakutan, stress, dan kelelahan merupakan faktor psikosomatis yang akhirnya dapat merangsang pengeluaran HCL di lambung. Jika HCL berlebihan, selapu lendir lambung akan rusak.5.10. Malnutrisi (kurang gizi)
Yakni penyakit yang disebabkan oleh terganggunya pembentukan enzim pencernaan. Gangguan tersebut disebabkan oleh sel-sel pancreas atropi yang kehilangan banyak reticulum endoplasma. Sebagai contoh adalah kwashiorkor, yakni penyakit akibat kekurangan protein yang parah dan pada umumnya menyerang anak-anak.Sistem Pencernaan Pada Manusia
0Keunikan Negara Jepang yang Belum Diketahui
Jepang yang terkenal sebagai negara dengan teknologi canggih, ternyata menyimpan beberapa hal unik lainnya yang membuat para turis tidak bosan-bosannya datang berkunjung ke negera yang juga terkenal dengan karakter-karakter komiknya.
Berikut ini adalah daftar beberapa hal unik yang menjadi ciri khas negara penghasil robot terbanyak ini.
1. Toilet elektronik
Jepang punya toilet elektronik dengan menyediakan berbagai tombol dengan fungsinya masing-masing.2. Kereta dan Bus
Mungkin alat transportasi ini juga dapat ditemui di setiap negara, tapi kereta dan bus di Jepang selalu datang tepat waktu, tidak pernah terlambat walau hanya 1 menit.3. Kitkat Wasabi
Di Indonesia, varian rasa Kitkat hanya tersedia rasa cokelat dan vanila, tapi di Jepang ada Kitkat dengan rasa wasabi dan berwarna hijau. Bagaimanakah rasa Kitkat ini?4. Hotel Kapsul
Hotel yang unik ini hanya menyediakan kamar kecil untuk 1 orang saja, dan hanya bisa untuk beristirahat. Tapi kamar di hotel kapsul ini juga dilengkapi oleh jaringan internet, TV, dan tempat tidur yang lengkap dengan selimutnya.5. Menu restoran touchscreen
Sebagian besar restoran di Jepang menggunakan touchscreen (layar sentuh) untuk memilih menu pada restoran tersebut.6. Koin Jepang
Jepang memiliki koin yang unik pada kepingan 5 dan 50 yen. Pada koin tersebut terdapat lubang di tengah-tengahnya, sedangkan koin dengan nilai yang lain tidak memiliki lubang.7. Tarif bioskop
Harga tiket masuk untuk nonton bioskop di Jepang terhitung sangat mahal dibandingkan bioskop di negara-negara lain. kok bisa ya? mungkin karena bioskopnya juga terkesan mewah kali ya8. Tisu gratis
Ada orang-orang yang suka membagikan tisu gratis pada jalan-jalan di beberapa kota, di Jepang. Hal ini menunjukan betapa pedulinya negara ini terhadap kebersihan.Itulah 8 keunikan yang dimiliki Jepang yang menjadi ciri khas negara ini. Tentunya masih banyak hal-hal lain yang menjadi daya tarik para turis untuk berkunjung ke negara ini.
Keunikan Negara Jepang
0BARISAN BILANGAN dan DERET
A. Pola Bilangan
Pola bilangan adalah aturan terbentuknya sebuah kelompok bilangan dengan suatu
aturan yang telah diurutkan. Macam-macam pola bilangan dengan pola-pola
tertentu sbb:
1. Bilangan asli
Barisan bilangan : 1,2,3,4,5,…
pola bilangan: n, n bilangan asli
2. Bilangan Genap
Barisan bilangan: 2, 4, 6, 8, 10, …
Pola bilangan: 2n, n bilangan asli
3. Bilangan ganjil
Barisan bilangan : 1,3,5,7,9,…
pola bilangan: 2n – 1, n bilangan asli
4. Bilangan persegi
Barisan bilangan: 1, 4, 9, 16, …
Pola bilangan: n2, n bilangan asli
5. Bilangan segitiga
Barisan bilangan : 1,3,6,10,…
pola bilangan: n (n + 1) , n bilangan asli
6. Bilangan persegipanjang
Barisan bilangan: 2, 6, 12, 20, …
Pola bilangan: n (n+1), n bilangan asli
7. Bilangan Segitiga Pascal
Barisan bilangan : 1,2,,4,8,16, …
pola bilangan: 2 n – 1 , n bilangan asli
B. Barisan dan Deret
Barisan bilangan adalah urutan suatu bilangan yang mempunyai aturan tertentu.
1. Barisan dan Deret Aritmetika
a. Barisan Aritmetika
Barisan Aritmetika adalah suatu barisan bilangan dengan pola tertentu berupa
penjumlahan yang mempunyai beda (selisih) yang sama/tetap.
Suku-sukunya dinyatakan dengan:
U1, U2, U3, ….Un
a, a+ b, a+2b, a + 3b, …., a + (n-1) b
Selisih(beda) dinyatakan dengan b:
b = U2 – U1 = U3 – U2 = Un – Un – 1
Suku ke n barisan aritmetika (Un) dinyatakan dengan rumus:
Un = a + (n-1) b
Keterangan:
Un = suku ke n dengan n = 1,2,3, …
a = suku pertama →U1 = a
b = selisih/beda
Contoh soal:
Tentukan suku ke 15 barisan 2, 6, 10,14,…
Jawab:
Un = a + (n-1) b
n = 15
b = 6-2 = 10 – 6 = 4
U1 = a = 2
U15 = 2 + (15-1)4
= 2 + 14.4
= 2 + 56 = 58
b. Deret Aritmetika
Deret Aritmetika merupakan jumlah suku-suku pada barisan aritmetika.
Bentuk umum deret aritmetika:
a + (a + b) + (a+2b) + (a+3b) + …+ (a+(n-1)b )
Jumlah suku sampai suku ke n pada barisan aritmetika dirumuskan dengan:
Sn = (2a + (n-1) b ) atau Sn = ( a + Un )
contoh soal:
Suatu deret aritmetika 5, 15, 25, 35, …
Berapa jumlah 10 suku pertama dari deret aritmetika tersebut?
Jawab:
Sn = (2a + (n-1) b )
n = 10
U1 = a = 5
b = 15 – 5 = 25 – 15 = 10
S10 = ( 2. 5 + (10 -1) 10)
= 5 ( 10 + 9.10)
= 5 . 100 = 500
2. Barisan dan Deret Geometri
a. Barisan Geometri
Barisan Geometri adalah suatu barisan bilangan dengan pola tertentu berupa
perkalian yang mempunyai rasio yang sama/tetap.
Suku-sukunya dinyatakan dengan:
U1, U2, U3, ….Un
a, ar, ar2, ar3, …., arn – 1
Rasio dinyatakan dengan r :
r = Un/Un-1
Suku ke n barisan Geometri (Un) dinyatakan dengan rumus:
Un = a . r n – 1
Keterangan:
Un = suku ke n dengan n = 1,2,3, …
a = suku pertama→U1 = a
r = rasio
Contoh soal:
Suku ke 10 dari barisan 2, 4, 8, 16, 32, … adalah….
Jawab:
Un = a . r n – 1
n = 10
a = 2
r = 2
U10 = 2 . 210 – 1
= 2 . 29
= 210 = 1.024
b. Deret Aritmetika
Deret Geometri merupakan jumlah suku-suku pada barisan geometri.
Bentuk umum deret geometri:
a + ar + ar2 + ar3 + … + arn – 1
Jumlah suku sampai suku ke n pada barisan geometri dirumuskan dengan:
Jika Rasio (r) > 1 →Sn = a(rn-1)/r-1
Jika Rasio 0 < (r) < 1 →Sn = a(1-rn)/1-r
Barisan Bilangan dan Deret
0- Buka gmail.com
- Masukkan data lengkap
- Nama → isikan nama anda
- Nama pengguna → pilih alamat email yang anda inginkan
- Kata sandi → masukkan kata kunci untuk email anda
- Isi data lainnya

- Anda bisa melewati kolom 'Alamat email anda saat ini' (tidak usah diisi)

- Klik tambahkan foto untuk mengganti tampilan anda, anda juga bisa langsung melewati step ini

- Selesai, klik memulai

Cara Membuat E-mail atau akun G-mail
0mungkin ada yang masih ga tau apa itu bilangan fibonacci? emang rada sedikit aneh sih kalo baru pertama kali denger soalnya kita taunya cuma bilangan bulat kalo nggak bilangan cacah, nih sekarang aku mau ngasih tau apa sih sebenernya bilangan fibonacci itu.
Gimana udah pada paham belum? gampangkan ternyata bilangan fibonacci itu angka berikutnya tinggal ditambah-tambahin aja
Bilangan Fibonacci
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dalam matematika, bilangan Fibonacci adalah barisan yang didefinisikan secara rekursif sebagai berikut:- 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, 6765, 10946...
- Fn = (x1n – x2n)/ sqrt(5)
- Fn adalah bilangan Fibonacci ke-n
- x1 dan x2 adalah penyelesaian persamaan x2 – x – 1 = 0.
Asal mula
Berdasarkan buku The Art of Computer Programming karya Donald E. Knuth, barisan ini pertama kali dijelaskan oleh matematikawan India, Gopala dan Hemachandra pada tahun 1150, ketika menyelidiki berbagai kemungkinan untuk memasukkan barang-barang ke dalam kantong. Di dunia barat, barisan ini pertama kali dipelajari oleh Leonardo da Pisa, yang juga dikenal sebagai Fibonacci (sekitar 1200), ketika membahas pertumbuhan ideal dari populasi kelinci.Gimana udah pada paham belum? gampangkan ternyata bilangan fibonacci itu angka berikutnya tinggal ditambah-tambahin aja














