• TUGAS BIDANG STUDI BAHASA INDONESIA
    Materi Tugas     : Menemukan adat, kebiasaan dan etika moral pada novel
    Anggota             :  Fauziah Dewi Azqiawati
                               : Harny Citra Purnama
                               : Qeis A. M
                               : R. Dinda Nurhartanti
                               : Yangga Darmawan

    Identitas buku :
    Judul               : Kalau tak Untung
    Pengarang       : Selasih
    Penerbit           : Balai Pustaka
    Tahun Terbit  : 1933
    Tebal buku      : 216 halaman ( 20 bab)
    Adat & kebiasaan
    1.      Perjodohan  
    Masrul dijodohkan dengan anak Gurunya, yaitu Muslina.
    2.      Harta, tahta, dan wanita merupakan pertimbangan dalam pernikahan
    Karena segan, Masrul tidak dapat menolaknya dan juga  karena nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul tidak sadar dan menikahi Muslina
    3.      Kebiasaan minum dan berjudi
    Masrul sering mabuk-mabukan dan tidak pulang ke rumah. Akhirnya Masrul dan muslina bercerai.
    4.      Merantau untuk mencari kerja
    Masrul ke Painan dan Medan untuk mencari pekerjaan
    Etika moral
    Nilai moral : Kita harus berbakti kepada orang tua
    Masrul mengabaikan perjodohan orang tuanya dengan Aminah dan dia memilih menikahi Muslina yang dijodohkan oleh gurunya.

    Nilai pendidikan/edukasi : Pentingnya pendidikan dalam hidup berumah tangga walau bukan itu yang utama.
    -Karena kepintaran Guru Kepala dan istrinya itu mendesak Masrul, akhirnya Masrul menerima tawaran itu

    Nilai kemanusiaan : Kita harus bisa mengendalikan diri kita dari hawa nafsu
     -Hingga pada akhirnya nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul lupa sadarnya dan menikahi Muslina

    Nilai moral : Kita harus berbakti pada suami jika kita sudah menikah

    Kehidupan rumah tangga Masrul dan Muslina sering terjadi percekcokan. Hal itu disebabkan tidak dihargainya Masrul sebagai suami

    Nilai moral : Kita harus sabar dalam menjalani hidup
    Rasmani pun menerima sikap Masrul yang akan menikahi Muslina walaupun dengan menahan perasaan yang sakit.

    Sinopsis
    Rasmani dan Masrul adalah dua orang sahabat karib. Persahabatan yang dimulai sejak mereka masih duduk di sekolah dasar itu menimbulkan perasaan lain pada diri Rasmani. Diam-diam ia mencintai pemuda yang begitu menyayangi dan memanjakannya, yang menganggapnya sebagai sorang adek.
    Ketika Masrul pindah ke Painan untuk bekerja, Rasmani dengan berat hati melepaskannya. Walaupun demikian, mereka berdua rutin berkirim surat. Tapi surat pertama yang diterima Rasmani dari Masrul membuatnya tak percaya. Surat tersebut berisi bahwa Masrul harus menikah dengan Aminah,anak mamaknya. Masrul tidak dapat menolak perjodohan, karena itu adalah kemauan dari ibunya. Rasmani pun menerima sikap Masrul walaupun dengan menahan perasaan yang sakit.
    Di perantauan, Masrul mendapat tawaran dari Guru Kepalanya untuk menikahi anaknya, Muslina. Karena segan, Masrul tidak dapat menolaknya.dan juga  karena nafsu akan harta dan paras cantik seorang gadislah membuat Masrul lupa sadarnya dan menikahi Muslina Keputusan Masrul membuat kaum kerabatnya kecewa dan marah besar, begitu juga dengan Rasmani. Kehidupan rumah tangga Masrul dan Muslina sering terjadi percekcokan. Hal itu disebabkan tidak dihargainya Masrul sebagai suami. Akibatnya, Masrul sering mabuk-mabukan dan tidak pulang ke rumah. Akhirnya Masrul dan muslina bercerai.
    Sementara itu, Rasmani yang sudah berkeinginan tidak menikah,bertambah hancur hatinya. Ia tidak bisa melawan rasa cintanya pada Masrul dan juga berat mengizinkan Masrul menikah dengan Muslina. Hal ini ditambah dengan pernyataan surat Masrul yang mengatakan bahwa hidupnya tidak beruntung dan sebenarnya ia mencintai Rasmani. Api yang telah hampir padam, mulai kembali memperlihatkan cahanya, menyala makin besar, makin besar.
    Kenyataan yang tidak diduga Rasmani dan keluarganya adalah ketika Masrul datang ke rumah Rasmani,di Bukittinggi. Beberapa waktu kemudian Masrul ingin melamar Rasmani, namun sebelumnya ia ingin mencari pekerjaan di Medan. Sampai beberapa bulan Masrul belum mendapat pekerjaan dan ia tak pernah mengirim kabar kepada Rasmani. Sekalinya ia mengirim surat, ia menyuruh Rasmani untuk tidak usah menunggunya. Keputusan Masrul itu membuat Rasmani jatuh sakit.
    Kedatangan Dalipah,kakaknya membuat Rasmani hampir sembuh. Akan tetapi, datang surat dari Masrul yang mengabarkan ia sudah mendapat pekerjaan dan akan segera menikahi Rasmani. Kabar baik itu semakin mengejutkan Rasmani dan lebih merusak jantungnya. Rasmani akhirnya meninggal tanpa disaksikan Masrul yang datang terlambat.

    Menemukan Adat, Kebiasaan Dan Etika Moral Pada Novel "Kalau Tak Untung"

    2
  • Peta Konsep
    Peta Konsep Asam Basa Garam
    Peta Konsep Asam Basa Garam

    A. Sifat-Sifat Asam, Basa, dan Garam
    Istilah asam (acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Seperti diketahui, zat utama dalam cuka adalah asam asetat. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab yang berarti abu.
    Seperti halnya dengan sabun, basa bersifat kaustik (licin), selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi dengan protein di dalam kulit sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian). Rasa pahit merupakan salah satu sifat zat yang bersifat basa.
    Kita dapat mengenali asam dan basa dari rasanya. Namun, kita dilarang mengenali asam dan basa dengan cara mencicipi karena cara tersebut bukan merupakan cara yang aman. Untuk mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman dapat dengan menggunakan indikator. Indikator yaitu suatu bahan yang dapat bereaksi dengan asam, basa, atau garam sehingga akan menimbulkan perubahan warna.
    1. Asam
    Asam merupakan salah satu penyusun dari berbagai bahan makanan dan minuman, misalnya cuka, keju, dan buah-buahan. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam air akan  melepaskan ion H+. Jadi, pembawa sifat asam adalah ion H+ (ion hidrogen), sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom hidrogen. Ion adalah atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik. Kation adalah ion yang bermuatan listrik positif. Adapun anion adalah ion yang bermuatan listrik negatif.
    Sifat khas lain dari asam adalah dapat bereaksi dengan berbagai bahan seperti logam, marmer, dan keramik. Reaksi antara asam dengan logam bersifat korosif. Contohnya, logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk Besi (II) klorida (FeCl2).
    Tabel beberapa contoh asam
    Tabel Asam Kehidupan Sehari-hari
    Tabel Asam Kehidupan Sehari-hari
    Berdasarkan asalnya, asam dikelompokkan dalam 2 golongan, yaitu asam organik dan asam anorganik. Asam organik umumnya bersifat asam lemah, korosif, dan banyak terdapat di alam. Asam anorganik umumnya bersifat asam kuat dan korosif. Karena sifat-sifatnya itulah, maka asam-asam anorganik banyak digunakan di berbagai kebutuhan manusia.
    Buah yang bersifat Asam
    Buah yang bersifat Asam
    2.Basa
    Dalam keadaan murni, basa umumnya berupa kristal padat dan bersifat kaustik. Beberapa produk rumah tangga seperti deodoran, obat maag (antacid) dan sabun serta deterjen mengandung basa.
    Basa adalah suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air (larutan) dapat melepaskan ion hidroksida (OH-). Oleh karena itu, semua rumus kimia basa umumnya mengandung gugus OH.
    Jika diketahui rumus kimia suatu basa, maka untuk memberi nama basa, cukup dengan menyebut nama logam dan diikuti kata hidroksida.
    Tabel beberapa contoh Basa
    Tabel Basa Kehidupan Sehari-hari
    Tabel Basa Kehidupan Sehari-hari
    Perbedaan Sifat Asam dan Basa
    Perbedaan Sifat Asam Basa
    Perbedaan Sifat Asam Basa
    3. Garam
    Orang mengalami sakit perut disebabkan asam lambung yang meningkat. Untuk menetralkan asam lambung (HCl) digunakan antacid. Antacid mengandung basa yang dapat menetralkan kelebihan asam lambung (HCl).
    Umumnya zat-zat dengan sifat yang berlawanan, seperti asam dan basa cenderung bereaksi membentuk zat baru. Bila larutan asam direaksikan dengan larutan basa, maka ion H+ dari asam akan bereaksi dengan ion OH- dari basa membentuk molekul air.
    H+ (aq) + OH- (aq) —> H2O (ℓ)
    Asam       Basa               Air
    Karena air bersifat netral, maka reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan.
    Ion-ion ini akan bergabung membentuk senyawa ion yang disebut garam. Bila garam yang terbentuk ini mudah larut dalam air, maka ion-ionnya akan tetap ada di dalam larutan. Tetapi jika garam itu sukar larut dalam air, maka ion-ionnya akan bergabung membentuk suatu endapan. Jadi, reaksi asam dengan basa disebut juga reaksi penggaraman karena membentuk senyawa garam.
    Mari kita simak contoh reaksi pembentukan garam berikut!
    Asam + Basa —> Garam + Air
    Asam klorida + Natrium hidroksida —> Natrium klorida + air
    HCl (aq) + Na OH (aq) —> Na Cl (aq) + H2O (ℓ)
    Asam             Basa                 Garam             Air
    Walaupun reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan, tetapi hasil reaksi (garam) tidak selalu bersifat netral. Sifat asam basa dari larutan garam bergantung pada kekuatan asam dan basa penyusunnya.
    Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat bersifat netral, disebut garam normal, contohnya NaCl dan KNO3. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam dan disebut garam asam, contohnya adalah NH4 Cl. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat bersifat basa dan disebut garam basa, contohnya adalah CH3COONa.
    Contoh asam kuat adalah HCl, HNO3, H2SO4. Adapun KOH, NaOH,
    Ca(OH)2 termasuk basa kuat.
    Tabel beberapa contoh garam
    Tabel Garam Kehidupan Sehari-hari
    Tabel Garam Kehidupan Sehari-hari
    4. Larutan Asam, Basa, dan Garam Bersifat Elektrolit
    Ketika seseorang mencari ikan dengan  menggunakan ”setrum” atau aliran listrik yang berasal dari aki,  apa yang terjadi setelah beberapa saat ujung alat yang telah dialiri arus listrik itu dicelupkan ke dalam air sungai? Ternyata ikan yang berada di sekitar ujung alat itu terkena aliran listrik dan pingsan atau mati.
    Apakah air dapat menghantarkan listrik?
    Sebenarnya air murni adalah penghantar listrik yang buruk. Akan  tetapi bila dilarutkan asam, basa, atau garam ke dalam air maka larutan ini dapat menghantarkan arus listrik. Zat-zat yang larut dalam air dan dapat membentuk suatu larutan yang menghantarkan arus listrik dinamakan larutan elektrolit. Contohnya adalah larutan garam dapur dan larutan asam klorida. Zat yang tidak menghantarkan arus listrik dinamakan larutan nonelektrolit. Contohnya adalah larutan gula dan larutan urea.
    Untuk mengetahui suatu larutan dapat menghantarkan arus listrik atau tidak, dapat diuji dengan alat penguji elektrolit. Alat penguji elektrolit sederhana terdiri dari dua elektroda yang dihubungkan dengan sumber arus listrik searah dan dilengkapi dengan lampu, serta bejana yang berisi larutan yang akan diuji. Mari kita lakukan kegiatan berikut untuk mengetahui apakah asam, basa, dan garam dapat menghantarkan arus listrik.

    B. Identifikasi Asam, Basa, dan Garam
    Banyak sekali larutan di sekitar kita, baik yang bersifat asam, basa, maupun netral. Cara menentukan sifat asam dan basa larutan secara tepat yaitu menggunakan indikator. Indikator yang dapat digunakan adalah indikator asam basa. Indikator adalah zat-zat yang menunjukkan indikasi berbeda dalam larutan asam, basa, dan garam. Cara menentukan senyawa bersifat asam, basa, atau netral dapat menggunakan kertas lakmus dan larutan indikator atau indikator alami.
    Berikut adalah beberapa cara menguji sifat larutan.
    1. Identifikasi dengan Kertas Lakmus
    Warna kertas lakmus dalam larutan asam, larutan basa dan larutan bersifat netral berbeda. Ada dua macam kertas lakmus, yaitu lakmus merah dan lakmus biru. Sifat dari masing-masing kertas lakmus tersebut adalah sebagai berikut.
    a. Lakmus merah dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.
    b. Lakmus biru dalam larutan asam berwarna merah dan dalam larutan basa berwarna biru.
    c. Lakmus merah maupun biru dalam larutan netral tidak berubah warna.
    Identifikasi Kertas Lakmus
    Identifikasi Kertas Lakmus
    2. Identifikasi Larutan Asam dan Basa Menggunakan Indikator Alami
    Cara lain untuk mengidentifikasi sifat asam atau basa suatu zat dapat menggunakan indikator alami. Berbagai bunga yang berwarna atau tumbuhan, seperti daun, mahkota bunga, kunyit, kulit manggis, dan kubis ungu dapat digunakan sebagai indikator asam basa.  Ekstrak atau sari dari bahan-bahan ini dapat menunjukkan warna yang berbeda dalam larutan asam basa.
    Indikator Alami
    Indikator Alami
    Sebagai contoh, ambillah kulit manggis, tumbuklah sampai halus dan campur dengan sedikit air. Warna kulit manggis adalah ungu (dalam keadaan netral). Jika ekstrak kulit manggis dibagi dua dan masing-masing diteteskan larutan asam dan basa, maka dalam larutan asam terjadi perubahan warna dari ungu menjadi cokelat kemerahan. Larutan basa yang diteteskan akan mengubah warna dari ungu menjadi biru kehitaman.
    C. Penentuan Skala Keasaman dan Kebasaan
    1. Kekuatan Asam dan Basa
    Kekuatan suatu asam atau basa tergantung bagaimana senyawa tersebut dapat diuraikan menjadi ion-ion dalam air. Peristiwa terurainya suatu zat menjadi ion-ionnya dalam air disebut ionisasi. Asam atau basa yang terionisasi secara sempurna dalam larutan merupakan asam kuat atau basa kuat. Sebaliknya asam atau basa yang hanya terionisasi sebagian merupakan asam lemah atau basa lemah.
    Jika ingin mengetahui kekuatan asam dan basa maka dapat dilakukan percobaan sederhana. Perhatikan nyala lampu saat mengadakan percobaan uji larutan elektrolit. Bila nyala lampu redup berarti larutan tergolong asam atau basa lemah, sebaliknya apabila nyala lampu terang berarti larutan tersebut tergolong asam atau basa kuat.
    Uji Kekuatan Asam Basa
    Uji Kekuatan Asam Basa
    Asam kuat atau asam lemah pada konsentrasi yang sama menghantarkan listrik yang berbeda. Nyala lampu pada Gambar (a) tampak redup. Ini berarti larutan yang diuji berupa asam lemah atau basa lemah. Adapun pada Gambar (b) lampu menyala terang, menandakan bahwa larutan yang diuji berupa asam kuat atau basa kuat.
    2. Derajat Keasaman dan Kebasaan (pH dan pOH)
    Pada dasarnya derajat/tingkat keasaman suatu larutan (pH = potenz Hydrogen)) bergantung pada konsentrasi ion H+ dalam larutan. Semakin besar konsentrasi ion H+ semakin asam larutan tersebut.
    Umumnya konsentrasi ion H+ pada larutan sangat kecil, maka untuk menyederhanakan penulisan digunakan konsep pH untuk menyatakan konsentrasi ion H+. Nilai pH sama dengan negatif logaritma konsentrasi ion H+ dan secara matematika dinyatakan dengan persamaan
    pH = – log (H+)
    Analog dengan pH, konsentrasi ion OH– juga dapat dinyatakan dengan cara yang sama, yaitu pOH (Potenz Hydroxide) dinyatakan dengan persamaan berikut.
    pOH = – log (OH-)
    Derajat keasaman suatu zat (pH) ditunjukkan dengan skala 0—14.
    a. Larutan dengan pH < 7 bersifat asam.
    b. Larutan dengan pH = 7 bersifat netral.
    c. Larutan dengan pH > 7 bersifat basa.
    Jumlah harga pH dan pOH = 14. Misalnya, suatu larutan memiliki pOH = 5, maka harga pH = 14 – 5 = 9. Harga pH untuk beberapa jenis zat yang dapat kita temukan di lingkungan sehari-hari dinyatakan dalam Tabel.
    Tabel Harga pH untuk Beberapa Jenis Zat
    Tabel pH
    Tabel pH
    3. Menentukan pH Suatu Larutan
    Derajat keasaman (pH) suatu larutan dapat ditentukan menggunakan indikator universal, indikator stick, larutan indiaktor, dan pH meter.
    a. Indikator Universal.
    Indikator universal merupakan campuran dari bermacam-macam indikator yang dapat menunjukkan pH suatu larutan dari perubahan warnanya. Indikator universal ada dua macam yaitu indikator yang berupa kertas dan larutan.
    b. Indikator Kertas (Indikator Stick)
    Indikator kertas berupa kertas serap dan tiap kotak kemasan indikator jenis ini dilengkapi dengan peta warna. Penggunaannya sangat sederhana, sehelai indikator dicelupkan ke dalam larutan yang akan diukur pH-nya. Kemudian dibandingkan dengan peta warna yang tersedia.
    Indikator Universal
    Indikator Universal
    c. Larutan Indikator
    Salah satu contoh indikator universal jenis larutan adalah  larutan metil jingga (Metil Orange = MO). Pada pH kurang dari 6 larutan ini berwarna jingga, sedangkan pada pH lebih dari 7 warnanya menjadi kuning.
    Larutan Asam Basa
    Larutan Asam Basa
    Larutan Indikator
    Larutan Indikator
    Contoh indikator cair lainnya adalah indikator fenolftalin (Phenolphtalein = pp). pH di bawah 8, fenolftalin tidak berwarna, dan akan berwarna merah anggur apabila pH larutan di atas 10.
    d. pH Meter
    Pengujian sifat larutan asam basa dapat juga menggunakan pH meter. Penggunaan alat ini dengan cara dicelupkan pada larutan yang akan diuji, pada pH meter akan muncul angka skala yang menunjukkan pH larutan.
    pH meter digital
    pH meter digital
    PH meter elektronik
    PH meter elektronik

    Asam Basa dan Garam

    0
  • Pengertian Sistem Pencernaan Pada Manusia

    Sistem pencernaan merupakan sistem yang memproses mengubah makanan dan menyerap sari makanan yang berupa nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sistem pencernaan juga akan memecah molekul makanan yang kompleks menjadi molekul yang sederhana dengan bantuan enzim sehingga mudah dicerna oleh tubuh.
    Sistem pencernaan pada manusia hampir sama dengan sistem pencernaan hewan lain yaitu terdapat mulut, lambung, usus, dan mengeluarkan kotorannya melewati anus. Proses pencernaan pada manusia terbagi atas 5 macam yaitu:

    1.1. Injesti

    Adalah proses menaruh atau memasukkan makanan di mulut. Biasanya menggunakan tangan atau menggunakan alat bantu seperti sendok, garpu, sumpit, dan lain sebagainya.

    1.2. Pencernaan Mekanik

    Proses pencernaan mekanik yaitu proses mengubah makanan menjadi kecil dan lembut. Pencernaan mekanik dilakukan oleh gigi dan alat bantu lain seperti batu kerikil pada burung merpati. Proses ini bertujuan untuk membantu untuk mempermudah proses pencernaan kimiawi. Proses ini dilakukan secara sadar atau sesuai dengan keinginan kita.

    1.3. Pencernaan Kimiawi

    Proses pencernaan kimiawi yaitu proses mengubah molekul-molekul zat makanan yang kompleks menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna. Pencernaan kimiawi dilakukan oleh enzim, asam, ‘bile’, dan air. Proses ini dilakukan secara tidak sadar karena yang mengaturnya adalah enzim.

    1.4. Penyerapan

    Penyerapan adalah gerakan nutrisi dari sistem pencernaan ke sistem sirkulator dan ‘lymphatic capallaries’ melalui osmosis, transport aktif, dan difusi.

    1.5. Penyingkiran

    Yaitu penyingkiran/pembuangan material yang tidak dicerna dari ‘tract’ pencernaan melalui defekasi.

    2. Organ Dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia

    Organ yang termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok. Yaitu:

    2.1. Saluran Pencernaan

    Saluran pencernaan adalah saluran yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi bagian yang lebih kecil dan menyerap bagian tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar makanan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.

    2.2. Organ pencernaan tambahan (aksesoris)

    Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya. Gigi dan lidah terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan akan dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan akan memproduksi sekret yang berkontribusi dalam pemecahan bahan makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas.

    3. Bagian-Bagian Sistem Pencernaan Pada Manusia

    Bagian-Bagian-Sistem-Pencernaan-Pada[1]
    1. Kelenjar ludah
    2. Parotis
    3. Submandibularis (bawah rahang)
    4. Sublingualis (bawah lidah)
    5. Rongga mulut
    6. Amandel
    7. Lidah
    8. Esofagus
    9. Pankreas
    10. Lambung
    11. Saluran pankreas
    12. Hati
    13. Kantung empedu
    14. duodenum
    15. Saluran empedu
    16. Kolon
    17. Kolon transversum
    18. Kolon ascenden
    19. Kolon descenden
    20. Ileum
    21. Sekum
    22. Appendiks/Umbai cacing
    23. Rektum/Poros usus
    24. Anus

    4. Proses Pencernaan Makanan Dalam Sistem Pencernaan Pada Manusia

    Pertama-tama, pencernaan dilakukan oleh mulut. Disini dilakukan pencernaan mekanik yaitu proses mengunyah makanan menggunakan gigi dan pencernaan kimiawi menggunakan enzim ptialin (amilase). Enzim ptialin berfungsi mengubah makanan dalam mulut yang mengandung zat karbohidrat (amilum) menjadi gula sederhana (maltosa). Maltosa mudah dicerna oleh organ pencernaan selanjutnya. Enzim ptialin bekerja dengan baik pada pH antara 6,8 – 7 dan suhu 37oC.
    Makanan selanjutnya dibawa menuju lambung dan melewati kerongkongan. Makanan bisa turun ke lambung karena adanya kontraksi otot-otot di kerongkongan. Di lambung, makanan akan melalui proses pencernaan kimiawi menggunakan zat/enzim sebagai berikut:
    • Renin, berfungsi mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
    • Pepsin, berfungsi untuk memecah protein menjadi pepton.
    • HCl (asam klorida), berfungsi untuk mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus.
    • Lipase, berfungsi untuk memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit.
    Setelah makanan diproses di lambung yang membutuhkan waktu sekitar 3 – 4 jam, makanan akan dibawa menuju usus dua belas jari. Pada usus dua belas jari terdapat enzim-enzim berikut yang berasal dari pankreas:
    1. Amilase. Yaitu enzim yang mengubah zat tepung (amilum) menjadi gula lebih sederhana (maltosa).
    2. Lipase. Yaitu enzim yang mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
    3. Tripsinogen. Jika belum aktif, maka akan diaktifkan menjadi tripsin, yaitu enzim yang mengubah protein dan pepton menjadi dipeptida dan asam amino yang siap diserap oleh usus halus.
    Selain itu, terdapat juga empedu. Empedu dihasilkan oleh hati dan ditampung di dalam kantung empedu. Selanjutnya, empedu dialirkan melalui saluran empedu ke usus dua belas jari. Empedu mengandung garam-garam empedu dan zat warna empedu (bilirubin). Garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Zat warna empedu berwarna kecoklatan, dan dihasilkan dengan cara merombak sel darah merah yang telah tua di hati. Empedu merupakan hasil ekskresi di dalam hati. Zat warna empedu memberikan ciri warna cokelat pada feses.
    Selanjutnya makanan dibawa menuju usus halus. Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan melibatkan berbagai enzim pencernaan. Karbohidrat dicerna menjadi glukosa. Lemak dicerna menjadi asam lemak dan gliserol, serta protein dicerna menjadi asam amino. Jadi, pada usus dua belas jari, seluruh proses pencernaan karbohidrat, lemak, dan protein diselesaikan. Selanjutnya, proses penyerapan (absorbsi) akan berlangsung di usus kosong dan sebagian besar di usus penyerap. Karbohidrat diserap dalam bentuk glukosa, lemak diserap dalam bentuk asam lemak dan gliserol, dan protein diserap dalam bentuk asam amino. Vitamin dan mineral tidak mengalami pencernaan dan dapat langsung diserap oleh usus halus.
    Makanan yang tidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa, bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi feses. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli. Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi feses. Selain membusukkan sisa makanan, bakteri E. coli juga menghasilkan vitamin K. Vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah. Sisa makanan dalam usus besar masuk banyak mengandung air. Karena tubuh memerlukan air, maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar. Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus besar.
    Selanjutnya sisa-sisa makanan akan dibuang melalui anus berupa feses. Proses ini dinamakan defekasi dan dilakukan dengan sadar.

    5. Gangguan Pada Sistem Pencernaan Manusia

    Gangguan pada sistem pencernaan cukup beragam. Faktor penyebabnya-pun bermacam-macam, di antaranya makanan yang kurang baik dari segi kebersihan dan kesehatan, keseimbangan nutrisi, pola makan yang kurang tepat, adanya infeksi, dan kelainan pada organ pencernaan.
    Ada beberapa gangguan atau kelainan yang dapat terjadi pada sistem pencernaan pada manusia. Diantaranya:

    5.1. Gastritis

    Merupakan suatu peradangan akut atau kronis pada lapisan mukosa (lender) dinding lambung. Penyebabnya ialah penderita memakan yang mengandung kuman penyakit. Kemungkinan juga karena kadar asam klorida (HCL) pada lambung terlalu tinggi.

    5.2. Hepatitis

    Hepatitis merupakan penyakit yang terjadi akibat infeksi virus pada hati. Virus dapat masuk ke dalam tubuh melalui air atau makanan.

    5.3. Diare

    Diare terjadi karena adanya iritasi pada selaput dinding usus besar atau kolon. Fases penderita diare berbentuk encer. Penyebabnya adalah penderita memakan makanan yang mengandung bakteri atau kuman. Akibatnya gerakan peristaltic dalam usus tidak terkontrol. Sehingga, laju makanan meningkat dan usus tidak dapat menyerap air. Namun, apabila fases yang dikeluarkan bercampur dengan darah dan nanah, kemudian perut terasa mulas, gejala tersebut menunjuk pada penyakit desentri. Penyebabnya yakni infeksi bakteri Shigella pada dinding usus besar.

    5.4. Konstipasi

    Konstipasi atau yang sering kita sebut dengan sebutan “sembelit” adalah keadaan yang dialami seseoang dengan gejala fases mengeras sehingga susah dikeluarkan. Sembelit disebabkan oleh adanya penyerapan air pada sisia makanan. Akibatnya, fases kekurangan air dan menjadi keras. Ini terjadi dari kebiasaan buruk yang menunda-nunda buang besar. Selain itu, juga karenakurangnya penderita dalam mengkonsumsi makanan berserat. Oleh karena itu, banyak memakan buah-buahan dan sayur-sayuran berserat serta minum banyak air dapat mencegah gangguan ini.

    5.5. Apendisitis

    Apendisitis merupakan gangguan yang terjadi karena peradangan apendiks. Penyebabnya ialah adanya infeksi bakteri pada umbai cacing (usus buntu). Akibatnya, timbul rasa nyeri dan sakit.

    5.6. Hemeroid/Wasir/Ambeyen

    Hemoroid/Wasir/Ambeyen merupakan gangguan pembengkakan pada pembuluh vena disekitar anus. Orang yang sering duduk dalam beraktivitas dan ibu hamil seringkali mengalami gangguan ini.

    5.7. Maag

    Orang yang mengalami maag memiliki ciri-ciri rasa perih pada dinding lambung, mual, muntah, dan perut kembung. Gangguan ini disebabkan meningkatnya kadar asam lambung yang dipicu karena pikiran tegang, pola makan yang tak teratur, dan lain sebagainya.

    5.8. Keracunan

    Keracunan makanan dapat terjadi karena pengaruh beberapa bakteri semisal bakteri Salmonela yang menyebabkan penyakit demam tipus dan paratipus.

    5.9. Tukak Lambung

    Tukak lambung adalah salah satu kelainan sistem pencernaan yakni kerusakan pada selaput lendir. Tukak lambung dapat disebabkan oleh factor-faktor kuman, toksin, ataupun psikosomatis. Kecemasan, ketakutan, stress, dan kelelahan merupakan faktor psikosomatis yang akhirnya dapat merangsang pengeluaran HCL di lambung. Jika HCL berlebihan, selapu lendir lambung akan rusak.

    5.10. Malnutrisi (kurang gizi)

    Yakni penyakit yang disebabkan oleh terganggunya pembentukan enzim pencernaan. Gangguan tersebut disebabkan oleh sel-sel pancreas atropi yang kehilangan banyak reticulum endoplasma. Sebagai contoh adalah kwashiorkor, yakni penyakit akibat kekurangan protein yang parah dan pada umumnya menyerang anak-anak.

    Sistem Pencernaan Pada Manusia

    0
  • Keunikan Negara Jepang yang Belum Diketahui





    Jepang merupakan salah satu negara Asia yang paling berpengaruh di seluruh dunia. Tak sedikit turis mancanegara datang ke negeri Matahari Terbit ini, untuk menyaksikan keunikan yang mereka miliki.
    Jepang yang terkenal sebagai negara dengan teknologi canggih, ternyata menyimpan beberapa hal unik lainnya yang membuat para turis tidak bosan-bosannya datang berkunjung ke negera yang juga terkenal dengan karakter-karakter komiknya.
    Berikut ini adalah daftar beberapa hal unik yang menjadi ciri khas negara penghasil robot terbanyak ini.

    1. Toilet elektronik

    Weird Asia News
    Jepang punya toilet elektronik dengan menyediakan berbagai tombol dengan fungsinya masing-masing.

    2. Kereta dan Bus

    Mungkin alat transportasi ini juga dapat ditemui di setiap negara, tapi kereta dan bus di Jepang selalu datang tepat waktu, tidak pernah terlambat walau hanya 1 menit.

    3. Kitkat Wasabi

    Weird Asia News
    Di Indonesia, varian rasa Kitkat hanya tersedia rasa cokelat dan vanila, tapi di Jepang ada Kitkat dengan rasa wasabi dan berwarna hijau. Bagaimanakah rasa Kitkat ini?

    4. Hotel Kapsul

    Hotel yang unik ini hanya menyediakan kamar kecil untuk 1 orang saja, dan hanya bisa untuk beristirahat. Tapi kamar di hotel kapsul ini juga dilengkapi oleh jaringan internet, TV, dan tempat tidur yang lengkap dengan selimutnya.

    5. Menu restoran touchscreen

    Weird Asia News
    Sebagian besar restoran di Jepang menggunakan touchscreen (layar sentuh) untuk memilih menu pada restoran tersebut.

    6. Koin Jepang

    Weird Asia News
    Jepang memiliki koin yang unik pada kepingan 5 dan 50 yen. Pada koin tersebut terdapat lubang di tengah-tengahnya, sedangkan koin dengan nilai yang lain tidak memiliki lubang.

    7. Tarif bioskop

    Weird Asia News
    Harga tiket masuk untuk nonton bioskop di Jepang terhitung sangat mahal dibandingkan bioskop di negara-negara lain. kok bisa ya? mungkin karena bioskopnya juga terkesan mewah kali ya

    8. Tisu gratis

    Ada orang-orang yang suka membagikan tisu gratis pada jalan-jalan di beberapa kota, di Jepang. Hal ini menunjukan betapa pedulinya negara ini terhadap kebersihan.
    Itulah 8 keunikan yang dimiliki Jepang yang menjadi ciri khas negara ini. Tentunya masih banyak hal-hal lain yang menjadi daya tarik para turis untuk berkunjung ke negara ini.

    Keunikan Negara Jepang

    0
  • BARISAN BILANGAN dan DERET


    A.    Pola Bilangan

    Pola bilangan adalah aturan terbentuknya sebuah kelompok bilangan dengan suatu
    aturan yang telah diurutkan. Macam-macam pola bilangan dengan pola-pola
    tertentu sbb:
    1. Bilangan asli
    Barisan bilangan : 1,2,3,4,5,…
    pola bilangan: n, n bilangan asli
    2. Bilangan Genap
    Barisan bilangan: 2, 4, 6, 8, 10, …
    Pola bilangan: 2n, n bilangan asli
    3. Bilangan ganjil
    Barisan bilangan : 1,3,5,7,9,…
    pola bilangan: 2n – 1, n bilangan asli
    4. Bilangan persegi
    Barisan bilangan: 1, 4, 9, 16, …
    Pola bilangan: n2, n bilangan asli
    5. Bilangan segitiga
    Barisan bilangan : 1,3,6,10,…
    pola bilangan: n (n + 1) , n bilangan asli
    6. Bilangan persegipanjang
    Barisan bilangan: 2, 6, 12, 20, …
    Pola bilangan: n (n+1), n bilangan asli
    7. Bilangan Segitiga Pascal
    Barisan bilangan : 1,2,,4,8,16, …
    pola bilangan: 2 n – 1 , n bilangan asli
    B.     Barisan dan Deret

    Barisan bilangan adalah urutan suatu bilangan yang mempunyai aturan tertentu.
    1.      Barisan dan Deret Aritmetika

    a. Barisan Aritmetika
    Barisan Aritmetika adalah suatu barisan bilangan dengan pola tertentu berupa
    penjumlahan yang mempunyai beda (selisih) yang sama/tetap.
    Suku-sukunya dinyatakan dengan:
    U1, U2, U3, ….Un
    a, a+ b, a+2b, a + 3b, …., a + (n-1) b
    Selisih(beda) dinyatakan dengan b:
    b = U2 – U1 = U3 – U2 = Un – Un – 1
    Suku ke n barisan aritmetika (Un) dinyatakan dengan rumus:
    Un = a + (n-1) b
    Keterangan:
    Un = suku ke n dengan n = 1,2,3, …
    a = suku pertama →U1 = a
    b = selisih/beda
    Contoh soal:
    Tentukan suku ke 15 barisan 2, 6, 10,14,…
    Jawab:
    Un = a + (n-1) b
    n = 15
    b = 6-2 = 10 – 6 = 4
    U1 = a = 2
    U15 = 2 + (15-1)4
    = 2 + 14.4
    = 2 + 56 = 58

    b. Deret Aritmetika
    Deret Aritmetika merupakan jumlah suku-suku pada barisan aritmetika.
    Bentuk umum deret aritmetika:
    a + (a + b) + (a+2b) + (a+3b) + …+ (a+(n-1)b )
    Jumlah suku sampai suku ke n pada barisan aritmetika dirumuskan dengan:
    Sn = (2a + (n-1) b ) atau Sn = ( a + Un )
    contoh soal:
    Suatu deret aritmetika 5, 15, 25, 35, …
    Berapa jumlah 10 suku pertama dari deret aritmetika tersebut?
    Jawab:
    Sn = (2a + (n-1) b )
    n = 10
    U1 = a = 5
    b = 15 – 5 = 25 – 15 = 10
    S10 = ( 2. 5 + (10 -1) 10)
    = 5 ( 10 + 9.10)
    = 5 . 100 = 500
    2.      Barisan dan Deret Geometri

    a. Barisan Geometri
    Barisan Geometri adalah suatu barisan bilangan dengan pola tertentu berupa
    perkalian yang mempunyai rasio yang sama/tetap.
    Suku-sukunya dinyatakan dengan:
    U1, U2, U3, ….Un
    a, ar, ar2, ar3, …., arn – 1
    Rasio dinyatakan dengan r :
    r = Un/Un-1
    Suku ke n barisan Geometri (Un) dinyatakan dengan rumus:
    Un = a . r n – 1
    Keterangan:
    Un = suku ke n dengan n = 1,2,3, …
    a = suku pertama→U1 = a
    r = rasio
    Contoh soal:
    Suku ke 10 dari barisan 2, 4, 8, 16, 32, … adalah….
    Jawab:
    Un = a . r n – 1
    n = 10
    a = 2
    r = 2
    U10 = 2 . 210 – 1
    = 2 . 29
    = 210 = 1.024
    b. Deret Aritmetika
    Deret Geometri merupakan jumlah suku-suku pada barisan geometri.
    Bentuk umum deret geometri:
    a + ar + ar2 + ar3 + … + arn – 1
    Jumlah suku sampai suku ke n pada barisan geometri dirumuskan dengan:
    Jika Rasio (r) > 1 →Sn = a(rn-1)/r-1
    Jika Rasio 0 < (r) < 1 →Sn = a(1-rn)/1-r

    Barisan Bilangan dan Deret

    0
    1. Buka gmail.com
    2. Masukkan data lengkap
      - Nama → isikan nama anda
      - Nama pengguna → pilih alamat email yang anda inginkan
      - Kata sandi → masukkan kata kunci untuk email anda
      - Isi data lainnya

      cara membuat email

    3. Anda bisa melewati kolom 'Alamat email anda saat ini' (tidak usah diisi)

      cara membuat email

    4. Klik tambahkan foto untuk mengganti tampilan anda, anda juga bisa langsung melewati step ini

      cara membuat email

    5. Selesai, klik memulai

    Cara Membuat E-mail atau akun G-mail

    0
  • mungkin ada yang masih ga tau apa itu bilangan fibonacci? emang rada sedikit aneh sih kalo baru pertama kali denger soalnya kita taunya cuma bilangan bulat kalo nggak bilangan cacah, nih sekarang aku mau ngasih tau apa sih sebenernya bilangan fibonacci itu.

    Bilangan Fibonacci

    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    Dalam matematika, bilangan Fibonacci adalah barisan yang didefinisikan secara rekursif sebagai berikut:
    
  F(n)=
   \begin{cases}
    0, & \mbox{jika }n=0; \\
    1, & \mbox{jika }n=1; \\
    F(n-1)+F(n-2) & \mbox{jika tidak.}
   \end{cases}
    Penjelasan: barisan ini berawal dari 0 dan 1, kemudian angka berikutnya didapat dengan cara menambahkan kedua bilangan yang berurutan sebelumnya. Dengan aturan ini, maka barisan bilangan Fibonaccci yang pertama adalah:
    0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987, 1597, 2584, 4181, 6765, 10946...
    Barisan bilangan Fibonacci dapat dinyatakan sebagai berikut:
    Fn = (x1n – x2n)/ sqrt(5)
    dengan
    • Fn adalah bilangan Fibonacci ke-n
    • x1 dan x2 adalah penyelesaian persamaan x2 – x – 1 = 0.
    Perbandingan antara Fn+1 dengan Fn hampir selalu sama untuk sebarang nilai n dan mulai nilai n tertentu, perbandingan ini nilainya tetap. Perbandingan itu disebut rasio emas yang nilainya mendekati 1,618.
    Pengaturan lantai dengan kotak berukuran bilangan Fibonacci

    Asal mula

    Berdasarkan buku The Art of Computer Programming karya Donald E. Knuth, barisan ini pertama kali dijelaskan oleh matematikawan India, Gopala dan Hemachandra pada tahun 1150, ketika menyelidiki berbagai kemungkinan untuk memasukkan barang-barang ke dalam kantong. Di dunia barat, barisan ini pertama kali dipelajari oleh Leonardo da Pisa, yang juga dikenal sebagai Fibonacci (sekitar 1200), ketika membahas pertumbuhan ideal dari populasi kelinci.

    Gimana udah pada paham belum? gampangkan ternyata bilangan fibonacci itu angka berikutnya tinggal ditambah-tambahin aja


    Bilangan Fibonacci

    0
  • My Blog List

    Total Tayangan Halaman

    Animated Spinning Kunai - Naruto

    Pages

    Translate

    - Copyright © 2013 はじめまして!! - K-ON!! - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -